Pemko Langsa Melaksanakan Gotong Royong Massal dan Penanaman Pohon di Pusong

Wakil Walikota Langsa, Dr. H.Marzuki Hamid, MM,saat memungut sampah pada pelaksanaan kegiatan gotong royong massal dan penanaman pohon di Pantai Pusong Telaga Tujuh, Kecamatan Langsa Barat, Minggu, (24/12).

LANGSA: Wakil Walikota Langsa, Dr. H.Marzuki Hamid, MM, memimpin pelaksanaan kegiatan gotong royong massal dan penanaman pohon di Pantai Pusong Telaga Tujuh, Kecamatan Langsa Barat, Minggu, (24/12).

Gotong royong massal dan penanaman pohon ini diikuti oleh Ketua DPRK Langsa, Wakapolres Langsa, unsur Kodim 0104 Aceh Timur, para Kepala OPD Kota Langsa, Camat Langsa Barat Kapolsek Langsa Barat, Kasat Airut Polres Langsa, Danramil Langsa Barat, serta unsur ASN dalam Pemko Langsa.

Wakil Walikota Langsa memimpin apel sebelum pelaksanaan kegiatan gotong royong massal dan penanaman pohon. Apel tersebut diikuti sekitar 250 orang yang terdiri dari unsur ASN dalam Pemko Langsa, unsur Kodim 0104/Aceh Timur, unsur Polres Langsa, BPBD Kota Langsa dan serta masyarakat Gampong Telaga Tujuh Pusong.

Sebelum pelaksanaan apel, dilakukan peusijuek Mobil tangki air serta Lounching pengisian air ke dalam boat.
Wakil Walikota Langsa, Dr.H.Marzuki Hamid,MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yg turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong. “Kegiatan ini merupakan kegiatan gotong royong, yang dilaksanakan Pemko Langsa setiap bulannya dan pada kesempatan ini dilaksanakan di Gampong Telaga Tujuh Pusong ini”, ujar Marzuki Hamid.

Sebelum gotong royong dimulai, dilaksanakan penanaman pohon manggrove sebanyak 5.000 batang pohon yang berasal dari bantuan BPDAS Aceh, yang terdiri dari 2.000 batang pohon bakau, 2.000 batang pohon arun, dan 1.000 pohon ketapang.

Marzuki Hamid juga mengajak seluruh peserta gotong royong mengumpulkan sampah-sampah di dalam plastik yang nantinya akan dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

“Penanaman pohon sebanyak 5.000 pohon ini dalam rangka menyelamatkan Gampong Pusong Telaga Tujoh, yang dahulunya luas areal Pusong ini seluas 16 hektar, tetapi saat ini hanya tinggal 4 hektar. Jadi ini sangat penting dan sangat darurat”, tegas Marzuki Hamid.

Marzuki Hamid juga mengajak anggota masyarakat Pusong Telaga Tujoh untuk ikut menanam pohon setiap bulannya untuk kepentingan masyarakat sendiri dan Dinas Lingkungan Hidup diminta untuk menyediakan bank sampah di lokasi ini sehingga dapat menjaga kebersihan gampong dan juga bisa memberikan pendapatan bagi pengelola sampah sendiri.

Marzuki Hamid juga mengajak masyarakat agar dapat menggalakkan kegiatan menanam pohon dan memeliharanya sampai tumbuh sehingga dapat menjadi pelindung bagi masyarakat Pusong, dan juga mengajak semua masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dimanapun kita berada dan tidak membuang sampah di laut.

“Laut bukanlah tong sampah, sungai bukanlah tong sampah, jika membuang sampah sembarangan, ini sama dengan menganiaya diri sendiri”, tegas Marzuki Hamid. [Tim]

About admin 480 Articles
Website Resmi Humas Sekretariat Pemerintahan Kota Langsa

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*